May 2012
M T W T F S S
« May    
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031  

Search

Street Coder VS Enterprise Coder

May 23rd, 2011 by vega

sedang dalam pemikiran hehe

Posted in Tak Berkategori | No Comments »

UPGRADE GRUB LEGACY KE GRUB 2 UBUNTU JAUNTY (9.04)

November 25th, 2009 by vega

Default boot loader ubuntu jaunty adalah grub legacy atau grub versi sebelum grub 2, dikarenakan sekarang telah ada grub 2 (grub versi terbaru, meskipun masih dalam tahap beta) tidak ada salahnya jika anda berniat untuk mengupgrade versi grub anda, karena grub 2 memiliki beberapa keunggulan dibanding grub sebelumnya. Jika anda ingin melakukan upgrade versi grub berikut adalah langkah langkahnya :

1. Buka Aplikasi terminal :

Application > Accessories > Terminal

2. Install paket grub 2 dengan menggunakan perintah :

ubuntu@ubuntu-laptop:~$ sudo apt-get install grub-pc

pada saat proses instalasi anda akan mendapatkan beberapa pertanyaan seperti dibawah ini :

Chainload from menu.lst? <– pilih Yes
Linux command line: <– tekan ENTER

3. Reboot sistem anda

4. Pada saat komputer menyala anda akan mendapati tampilan seperti dibawah ini :

grub2_2

Jika anda memilih baris apa saja maka akan muncul pesan error seperti dibawah ini:

grub2_11

Cara untuk memperbaikinya adalah :

  • Kembali ke menu awal, pilih “Chainload into GRUB 2”

  • Jangan tekan enter, tetapi tekan “e”

  • Setelah itu akan muncul tampilan seperti dibawah ini :

grub2_3

  • Pilih root dan tekan “e”, Maka akan muncul tampilan seperti dibawah ini :

grub2_4

  • Edit tulisan root menjadi uuid, seperti gambar dibawah ini :

grub2_5

  • Setelah diedit tekan Enter, dan akan muncul gambar seperti dibawah ini :

grub2_6

  • Pilih baris uuid dan tekan “b”. Setelah itu akan muncul tampilan berikut :

grub2_7

Untuk masuk ke sistem anda pilih baris yang pertama, maka komputer akan masuk kedalam sistem anda seperti sediakala.

5. Setelah masuk kedalam sistem, Anda perlu mengupgrade grub anda agar sistem bisa diboot secara normal kembali, jalankan perintah berikut untuk mengupgrade grub anda :

ubuntu@ubuntu-laptop:~$ sudo upgrade-from-grub-legacy

Maka Outputnya akan seperti berikut :

grub2_8

6. Reboot sistem anda untuk melihat perubahannya. Selamat mencoba !

(Teks Asli : http://www.howtoforge.com/how-to-install…)

Posted in Linux Administration | No Comments »

Definisi Free Software (Perangkat Lunak Bebas)

November 20th, 2009 by vega

Perangkat lunak bebas adalah perihal kebebasan, bukan harga. Untuk memahami konsep ini, Anda harus berpikir tentang “kebebasan berbicara”, bukan “minuman gratis”.

Perangkat lunak bebas adalah tentang kebebasan para pengguna untuk menjalankan, menyalin, mendistribusikan, mempelajari, mengubah dan meningkatkan kinerja perangkat lunak. Hal ini berarti bahwa pengguna program memiliki empat kebebasan yang mendasar:

  • Kebebasan untuk menjalankan program, untuk tujuan apa saja (kebebasan 0).

  • Kebebasan untuk mempelajari bagaimana program itu bekerja, dan mengubahnya sesuai keinginan anda (kebebasan 1). Akses ke kode sumber program merupakan suatu prasyarat untuk poin ini.

  • Kebebasan untuk mengedarkan salinan dari perangkat lunak, sehingga Anda dapat membantu sesama (kebebasan 2).

  • Kebebasan untuk memperbaiki program, dan mempublikasikan versi perbaikan Anda ke khalayak umum sehingga orang lain dapat menikmati keuntungannya (kebebasan 3). Akses pada kode program merupakan suatu prasyarat juga.

Suatu program merupakan perangkat lunak bebas, bila setiap pengguna memiliki semua dari kebebasan tersebut. Dengan demikian, Anda seharusnya bebas untuk menyebarluaskan salinan program, baik dengan atau tanpa modifikasi, secara gratis atau pun dengan memungut biaya penyebarluasan, kepada siapapun dan dimanapun. Kebebasan untuk melakukan hal-hal ini berarti (antara lain) bahwa Anda tidak harus meminta atau pun membayar untuk mendapatkan ijin guna melakukan hal hal tersebut.

Anda juga seharusnya memiliki kebebasan untuk membuat modifikasi dan menggunakannya secara pribadi dalam pekerjaan anda sendiri atau untuk sekedar bermain main, bahkan tanpa perlu mengumumkan bahwa mereka (program yang anda modifikasi) ada. Dan jika Anda menerbitkan perubahan Anda, Anda tidak perlu memberitahu orang tertentu, atau dengan cara tertentu.

Kebebasan untuk menjalankan program berarti kebebasan bagi setiap tipe orang atau organisasi untuk menggunakan program tersebut pada sistem komputer jenis apa pun, untuk setiap jenis pekerjaan secara keseluruhan dan tujuan apapun, tanpa perlu untuk mengadakan pembicaraan tentang hal itu dengan pengembang atau pun pihak lainnya secara khusus. Dalam kebebasan ini, tujuan pengguna adalah yang penting, bukan tujuan pengembang; Anda sebagai pengguna dapat bebas untuk menjalankan program untuk tujuan-tujuan Anda, dan jika kemudian Anda membagikan program itu kepada orang lain, maka dia bebas untuk menjalankannya sesuai keperluannya, dan Anda tidak berhak untuk memaksakan tujuan Anda kepadanya.

Kebebasan untuk menyebarluaskan hasil penggandaan, harus termasuk bentuk biner atau executable, serta kode sumber, baik untuk versi modifikasi maupun tidak dimodifikasi. (Mendistribusikan program dalam bentuk dapat dijalankan secara langsung diperlukan agar mudah diinstal pada sistem operasi bebas.) Tidaklah menjadi masalah jika tidak ada cara untuk memproduksi bentuk biner atau executable suatu program tertentu (karena beberapa bahasa tidak mendukung fitur itu), tetapi Anda harus memberikan kebebasan untuk mendistribusikan kembali bentuk tersebut (biner atau executable) yang seharusnya anda temukan atau mengembangkan cara untuk membuat mereka.

Agar kebebasan untuk melakukan perubahan, serta mempublikasikan versi perbaikan, menjadi bermakna, Anda harus memiliki akses ke kode sumber program. Oleh karena itu, aksesibilitas dari kode sumber adalah syarat mutlak untuk perangkat lunak bebas.

Kebebasan 1 mencakup kebebasan untuk menggunakan versi perubahan pada tempat asalnya. Jika program disampaikan dalam sebuah produk yang didesain untuk menjalankan versi perubahan milik seseorang tetapi menolak untuk menjalankan versi perubahan Anda - suatu praktek yang dikenal sebagai “tivoization” atau (melalui daftar hitam) sebagai “secure boot” - kebebasan 1 menjadi fiksi teoretis belaka daripada sebuah praktek kebebasan. Hal ini tidaklah cukup. Dengan kata lain, binari ini bukanlah perangkat lunak bebas meskipun dikompilasi dari kode sumber yang gratis.

Salah satu cara penting untuk memodifikasi sebuah program adalah dengan menggabungkan subrutin subrutin dan modul modul yang tersedia secara bebas. Jika lisensi sebuah program mengatakan bahwa Anda tidak bisa bergabung kedalam sebuah lisensi sesuai modul yang sudah ada, seperti jika lisensi itu mengharuskan anda untuk menjadi pemegang hak cipta kode apapun yang Anda tambahkan, maka lisensi tersebut terlalu ketat untuk memenuhi syarat sebagai lisensi bebas.

Agar kebebasan tersebut menjadi nyata, maka mereka harus bersifat permanen dan tidak dapat dibatalkan selama anda tidak melakukan hal apa pun yang salah, jika pengembang perangkat lunak memiliki kekuatan untuk mencabut lisensi, atau sampai merubah istilah, tanpa anda melakukan sesuatu yang salah yang memberikan sebab untuk pencabutan itu, maka perangkat lunak itu tidak bebas.

Namun demikian, aturan tertentu mengenai tata cara pendistribusian perangkat lunak bebas dapat saja diterima, jika mereka tidak bertentangan dengan hakikat inti dari kebebasan. Sebagai contoh, copyleft adalah aturan bahwa ketika mendistribusikan program, Anda tidak dapat menambahkan larangan untuk menyangkal orang lain dari hakikat inti kebebasan. Aturan ini tidak bertentangan dengan hakikat inti dari kebebasan itu sendiri, justru melindungi mereka.

Perangkat lunak bebas bukan berarti perangkat lunak non-komersial. Sebuah program bebas harus tersedia untuk penggunaan komersial, pengembangan komersial, dan distribusi komersial. Pengembangan komersial dari perangkat lunak bebas bukan lagi hal yang aneh; bebas seperti perangkat lunak komersial adalah sangat penting. Anda mungkin harus membayar untuk mendapatkan salinan perangkat lunak bebas, atau mungkin juga anda mendapatkannya secara cuma-cuma. Tetapi terlepas dari cara Anda mendapatkan salinan, Anda selalu memiliki kebebasan untuk menyalin dan mengubah perangkat lunak, bahkan untuk menjual salinan.

Apakah sebuah modifikasi merupakan suatu perbaikan adalah masalah subjektif. Jika modifikasi yang Anda lakukan terbatas-secara substansi, pada modifikasi yang orang lain menganggapnya sebagai perbaikan. Itu bukanlah kebebasan

Namun, aturan tentang bagaimana mengemas versi modifikasi dapat diterima, jika tidak secara efektif membatasi kebebasan Anda untuk mempublikasikan ulang modifikasinya, atau kebebasan untuk membuat dan menggunakan versi modifikasi pribadi. Aturan bahwa jika Anda membuat versi anda tersedia dalam cara ini, Anda harus membuatnya tersedia dalam cara itu adalah dapat diterima, pada kondisi yang sama. (Perhatikan bahwa aturan tersebut masih meninggalkan anda pilihan apakah akan menerbitkan versi Anda.) Aturan yang memerlukan pelepasan kode sumber kepada para pengguna untuk versi yang Anda masukkan ke dalam penggunaan publik juga dapat diterima. Hal ini juga dapat diterima untuk lisensi yang membutuhkan itu, jika Anda memiliki versi modifikasi yang telah didistribusikan dan pengembang sebelumnya meminta salinannya, Anda harus mengirimkannya salinan dari program itu, atau bahwa Anda mengidentifikasi diri Anda pada versi modifikasi anda.

Dalam proyek GNU, copyleft digunakan untuk melindungi kebebasan tersebut secara legal bagi semua orang. Akan tetapi perangkat lunak non-copyleft juga ada.

Terkadang pemerintah mengeluarkan aturan pembatasan ekspor dan sanksi perdagangan yang dapat membatasi kebebasan Anda untuk menyebarkan salinan program secara internasional. Pengembang perangkat lunak memang tidak memiliki kekuatan untuk meniadakan atau mengesampingkan pembatasan ini, tapi apa yang mereka dapat dan harus lakukan ialah menolak untuk menetapkan mereka (aturan pembatasan) sebagai prasyarat dari program. Dengan cara ini, pembatasan tidak akan mempengaruhi kegiatan dan orang-orang di luar wilayah hukum pemerintah tersebut. Jadi, lisensi perangkat lunak bebas tidak boleh mengharuskan mentaati peraturan ekspor sebagai salah satu syarat penting kebebasan.

Ketika berbicara tentang perangkat lunak bebas, sebaiknya jangan menggunakan istilah seperti membagi-bagikan atau gratis, karena istilah tersebut menyiratkan soal harga, dan bukannya kebebasan.

Akhirnya, perhatikan bahwa kriteria seperti yang dinyatakan dalam definisi perangkat lunak bebas ini memerlukan pemikiran yang cermat untuk interpretasi mereka. Jika sebuah lisensi perangkat lunak menetapkan pembatasan, maka ia bukanlah lisensi perangkat lunak bebas.

Teks Asli : Posted in Free Software | No Comments »

TIPS N TRIK UBUNTU ( Seri 1)

November 18th, 2009 by vega

1. Mengedit Deskop dengan gconf -editor

Kangen dengan regedit yang ada diwindows? Gak usah bingung ubuntu juga menyediakan fasilitas yang sama untuk merubah rubah konfiugrasi sistem kita, cara menjalankannya cukup mudah, buka terminal kemudian ketikkan

$ gconf-editor

2. Merubah double klik menjadi single klik

agar kita bisa membuka folder pada file manager dengan satu kali klik, caranya cukup mudah yaitu :

  • jalankan gconf-editor dari terminal

  • kemudian masuk ke menu : /apps/nautilus/preferences/click_policy

  • rubah value dari double menjadi single

3. Memunculkan Icon Home, dan My computer pada desktop

  • jalankan gconf-editor dari terminal

  • kemudian masuk ke menu: /apps/nautilus/desktop

  • checklist icon2 yang ingin anda tampilkan di desktop

4. Meminta password setiap kali menjalankan sudo

Sudo memiliki kemampuan mengingat password dalam waktu yang cukup singkat, jika anda menjalankan sudo dalam waktu yang relatif singkat maka ia tidak akan menanyakan kembali password anda, hal ini akan berbahaya apabila orang lain memakai komputer maka ia akan dengan mudah menjalankan sudo tanpa perlu memasukkan password, hal tersebut dapat dicegah dengan cara, mengedit file konfigurasi sudo, berikut langkah langkahnya :

  • ketikkan perintah sudo nano /etc/sudoers

  • edit baris Defaults env_reset, dengan menambahkan tulisan (timestamp_timeout=0)

  • hati2 pastikan anda mengetikkan dengan benar karena jika tidak, sistem akan crash.

  • save file dengan menekan tombol ctrl+o, kemudian keluar dari nano dengan menekan tombol ctrl+x.

5. Menampilkan versi ubuntu

Ketikkan pada terminal: cat /etc/lsb-release

6. Mematikan splash theme openoffice

Jalankan perintah :

$ sudo nano /etc/openoffice/sofficerc

edit baris Logo = 1 menjadi Logo = 0

save file dengan menekan tombol ctrl+o, dan keluar dari nano dengan menekan tombol ctrl+x.

Posted in Linux Administration | No Comments »

Membuat Repo Lokal Ubuntu Jaunty (9.04)

November 18th, 2009 by vega

Ubuntu memiliki paket paket tambahan yang bisa kita instal dengan banyak cara, jika kita memiliki akses internet yang lumyan kita bisa menginstal paket paket tambahan tersebut melalui internet, namun bagaimana dengan nasib kebanyakan mahasiswa yang masih fakir bandwidth? Tenang saja kwan solusi selalu ada kok, salah satunya adlah repo lokal yang kita buat dari hardisk kita. Cara membuatnya gampang kok, ikuti langkah langkahnya yuk :

1. Copy file iso repository ke hardisk komputer kita ( ambil file iso dari mana saja bisa minjem temen atau beli di www.gudanglinux.com).

2. Buat 6 direktori di /mnt dengan nama 1,2,3,4,5,6

# cd /mnt

# mkdir 1 2 3 4 5 6

3. Mounting file iso yang telah kita kopi ke direktori tersebut dengan cara:

# mount – o loop /home/user_anda/lokasi__file_iso /mnt/1

# mount – o loop /home/user_anda/lokasi__file_iso /mnt/2

# mount – o loop /home/user_anda/lokasi__file_iso /mnt/3

# mount – o loop /home/user_anda/lokasi__file_iso /mnt/4

# mount – o loop /home/user_anda/lokasi__file_iso /mnt/5

# mount – o loop /home/user_anda/lokasi__file_iso /mnt/6

4. Edit file /etc/apt/source.list,dengan cara:

# nano /etc/apt/source.list

kemudian beri tanda pagar disemua baris, setelah itu tambahkan baris berikut:

deb file:///mnt/1 jaunty main restricted

deb file:///mnt/2 jaunty main restricted multiverse

deb file:///mnt/3 jaunty universe

deb file:///mnt/4 jaunty universe

deb file:///mnt/5 jaunty universe

deb file:///mnt/6 jaunty universe

kalo sudah ditambahkan simpan file dengan cara menekan tombol ctrl+o dan keluar dari nano dengan menekan tombol ctrl+x

5. Setelah itu jalankan perintah

#apt-get update

6. Jika kita tidak ingin repot melakukan mounting iso setiap login maka sebaiknya kita masukan script mounting file iso ke dalam file /etc/rc.local, dengan cara :

#nano /etc/rc.local

kemudian isi file tersebut dengan script mounting seperti di nomor 3, untuk menyimpan file tekan tombol ctrl+o, dan untuk keluar dari nano ketik tombol ctrl+x.

Posted in Linux Administration | No Comments »

Membuat Repository Lokal Untuk CentOS 5.3

November 18th, 2009 by vega

Repository lokal merupakan salah satu solusi yang cukup membantu apabila kita tidak mempunyai akses internet yang baik dan cepat. Repo lokal bisa berarti anda menginstall paket paket tambahan melalui jaringan lokal yang ada dikantor maupun kampus anda. Untuk membuatnya setidaknya kita perlu membuat server FTP terlebih dahulu, berikut adalah langkah2nya :

1. Install terlebih dahulu paket vsftpd

# yum install -y vsftpd

(Option -y adalah untuk menyetujui apa yang akan diinstall kedalam sistem anda bisa menghilangkan option tersebut jika ingin melakukan instalasi secara interaktif)


2. Install paket createrepo

# yum install -y createrepo

3. Copykan seluruh repository / CD Installer CentOS ke /var/ftp/pub

# cp -rf /direktory-source-anda/ /var/ftp/pub/

Dalam contoh kasus ini saya mengcopykan seluruh isi DVD installer CentOS 5.3 yang ada di /media
/CentOS, sehingga commandnya menjadi :

# cp -rf /media/CentOS/ /var/ftp/pub/

4. Jadikan /var/ftp/pub/ menjadi direktory aktif repository

# createrepo /var/ftp/pub/

5. Jalankan service vsftpd diserver

# service vsftpd start

6. Pastikan service vsftpd jalan setiap startup

# chkconfig vsftpd on

7. Restart kembali service vsftpd

# service vsftpd restart

Dengan langkah tersebut diatas, jika tidak terjadi  error maka service ftp server sudah dapat dijalankan. Untuk pengetesan disisi client, dalam hal ini kebetulan clientnya juga menggunakan CentOS.

1. Pastikan semua file konfigurasi repository yang biasanya default ada pada saat install di pindahkan / dihapus. Kalau saya sendiri biasanya saya pindahkan ke direktory /etc/yum.repos.d/ori

#mkdir/etc/yum.repos.d/ori
# mv /etc/yum.repos.d/*.repo /etc/yum.repos.d/ori

2. Buat file konfigurasi repo lokal di direktory /etc/yum.repos.d/ , saya namakan depti.repo

# vi /etc/yum.repos.d/centos_lokal.repo

3. Isikan file tersebut sekurang – kurangnya sebagai berikut :

[station5]
name=station5
baseurl=ftp://192.168.10.3/pub/nama_direktori –> Sesuaikan IP Addressnya dengan IP Address ftp server
gpgcheck=0
enabled=1

gpgkey=ftp://192.168.10.3/pub/nama_direktori/RPM-GPG-KEY-CentOS-5


4. Test dengan melakukan instalasi paket diclient dengan perintah yum install.

Contoh Menginstall paket vnc:

# yum -y install vnc

Demikian pembuatan server repository lokal untuk Distro CentOS dan Redhat…Semoga bermanfaat.

Posted in Linux Administration | No Comments »

Bersyukurlah…

November 4th, 2009 by vega

Bersyukurlah karena engkau tidak memiliki semua yang kau inginkan, karena jika engaku memiliki semua, apa lagi yang hendak kau cari?

Bersyukurlah saat engkau tidak mengetahui sesuatu, karena itu memberi kesempatan kepadamu untuk belajar.

Bersyukurlah atas masa masa sulit yang engkau hadapi, karena selama itu engkau tumbuh dewasa.

Bersyukurlah atas keterbatasan yang engkau miliki, karena hal itu memberimu kesempatan untuk memperbaiki diri.

Bersykurlah atas setiap tantangan baru, karena hal itu akan membangun kekuatan dan karaktermu.

Bersykurlah atas kesalahan kesalahan yang engkau buat, karena hal itu memberimu pelajaran yang sangat berharga.

Bersykurlah ketika engkau lelah dan tak berdaya, karena itu berarti engkau telah membuat perbedaan.

Adalah mudah untuk bersyukur atas hal hal yang baik.

Kehidupan yang bermakna adalah bagi mereka yang juga bersyukur atas kesulitan yang dihadapi. Karen rasa syukur bisa mengubah hal negatif menjadi positif.

Semoga kita semua bisa terus berusaha untuk bersyukur atas segala karunia dan nikmat Allah SWT. Amiin

Posted in Bahan Renungan | No Comments »

MEMBUAT DNS SERVER DENGAN SUB DOMAIN UNTUK MAIL SERVER PADA UBUNTU

September 9th, 2009 by vega

MEMBUAT DNS SERVER UNTUK UBUNTU 9.04

1. Install paket bind 9 dan binutils, dengan mengetikkan perintah :

  • $ sudo apt-get install bind9 binutils

  • Notes : perintah diatas hanya bisa berjalan jika anda sudah mensetting repository anda. caranya dijelaskan ditutorial lain dalam blog ini.

2. Setting alamat ip anda sehingga menjadi ip static dengan mengedit file /etc/network/interfaces, dengan cara:

  • ketikkan perintah:

$ sudo vim /etc/network/interfaces

  • edit file tersebut sehingga berisi seperti ini:

gambar-1

  • Save file tersebut dengan menenekan tombol‘ESC’, dan ketikkan :wq

  • Notes: biasanya interface network anda adalah eth0, karena interface yang saya pakai adalah eth1 maka saya menulis eth1 sesuaikan interface yang dipakai dengan tipe interface yang tersedia dikomputer anda.
  • Restart service network kita dengan mengetikkan perintah:

$ sudo /et/init.d/networking restart

  • Cek Konfigurasi dengan mengetikkan perintah:

$ ifconfig

maka akan tampil alamat ip kita saat ini, seperti gambar dibawah ini:

gambar-2

3. Kemudian edit file /etc/bind/named.conf.local, dengan cara :

  • Ketikkan perintah

$ sudo vim /etc/bind/named.conf.local

  • edit file tersebut sehingga berisi seperti ini:

gambar-31

  • save file dengan menenekan tombol ‘ESC’, dan ketikkan :wq

4. Kemudian buat file db.vega dengan cara:

  • Ketikkan perintah

$ sudo vim /etc/bind/db.vega

  • isi file tersebut sehingga berisi seperti gambar dibawah ini:

gambar-4

  • Save file dengan cara menekan tombol ‘ESC’ , dan kemudian ketikkan :wq

4. Kemudian buat file db.192 dengan cara:

  • Ketikkan perintah

$ sudo vim /etc/bind/db.192

  • isi file tersebut sehingga berisi seperti gambar dibawah ini:

  • gambar-5

  • Save file dengan cara menekan tombol ‘ESC’ , dan kemudian ketikkan :wq

6. Edit file /etc/resolv.conf, dengan cara:

  • Ketikkan perintah

$ sudo vim /etc/resolv.conf

  • Isi file tersebut sehingga berisi seperti ini:

nameserver 192.168.10.100

search vega.net

  • Save file dengan cara menekan tombol ‘ESC’, dan kemudian ketikkan :wq

7. Restart service bind dengan cara:

  • Ketikkan perintah:

$ sudo /etc/init.d/bind9 restart

  • Jika tidak ada pesan error, maka konfigurasi yang anda lakukan sudah benar, untuk memastikan apakah dns anda sudah berjalan dengan baik lakukan langkah berikutnya.

8. Tes apakah dns untuk domain vega.net sudah berjalan dengan cara:

  • Menggunakan perintah ping, Ketikkan perintah:

$ ping vega.net

  • Untuk kemudian akan muncul tampilan seperti dibawah ini:

gambar-6

  • Menggunakan perintah dig, Ketikkan perintah:

$ dig vega.net

  • Untuk kemudian akan muncul tampilan seperti dibawah ini:

  • gambar-7

  • Menggunakan perintah nslookup, Ketikkan perintah:

$ nslookup vega.net

  • Untuk kemudian akan muncul tampilan seperti dibawah ini:

gambar-8

  • Menggunakan perintah host, Ketikkan perintah:

$ host vega.net

  • Untuk kemudian akan muncul tampilan seperti dibawah ini:

gambar-91

8. Lakukan langkah yang sama seperti No.7 untuk mengetes subdomain mail.vega.net

9. Jika hasilnya seperti diatas maka DNS anda beserta subdomainnya sudah berjalan.

Posted in LInux Networking | 5 Comments »

One Stop Multimedia on CentOS 5

July 6th, 2009 by vega

Assalamu’alaikum temen2 kali gw mo berbagi ilmu yang gw dapet tentang membuat one stop multimedia di distro centos.

Mungkin kita sering bertanya bisa ga sih di linux khususnya distro turunan redhat perti centos, fedora dll kita dengerin musik dan muter video ? mengapa pertanyaan diatas sering terungkap ? menurut gw sih hal itu wajar karena kita kebanyakan adalah orang orang yang baru beralih dari windows yang begitu mudah untuk digunakan  ke linux yang membutuhkan sedikit pikiran untuk menggunakannya. tetapi sebenernya kalo kita mo nyoba untuk mengutak atik linux sedikit aja pasti kita juga bisa kok mendapatkan fitur fitur yang pernah kita dapetin di windows seperti fitur untuk dengerin musik dan muter video. Oke, daripada gw kebanyakan ngemeng ga jelas mending kita coba untuk membuat distro centos kita sebagai one stop multimedia.

Langkah awal adalah kita harus menginstall paket rpmforge terlebih dahulu. Apa itu rpmforge ? rpmforge adalah kolaborasi dari dag, dries dan paket2 lainnya kolaborasi dari paket paket tersebut menghasilkan lebih dari 4000 paket untuk centos termasuk paket paket multimedia seperti xmms-mp3, mplayer, vlc, dan paket paket multimedia populer lainnya. berikut langkah instalasinya :

1. Download rpmforge dari link berikut :
http://dag.wieers.com/rpm/packages/rpmforge-release/ , kemudian pada
situs tersebut cari paket rpm forge yang bernama : rpmforge-
release-0.3.6-1.el5.rf.i386.rpm ( untuk centos versi 5).

2.  Kemudian download paket tersebut ke folder /home/nama_user

3. Setelah paket berhasil didownload install paket tersebut dengan
perintah :
# rpm -ivh /home/nama_user/rpmforge-release-0.3.6-1.el5.rf.i386.rpm

4. Setelah paket berhasil diinstall kita import gpg keys dengan
mengetikkan perintah:
# rpm –import http://dag.wieers.com/rpm/packages/RPM-GPG-KEY.dag.txt

5. Instal yum priorities yang tersedia pada repositori centos versi 5
dengan cara :
# yum install yum-priorities

6. Cek kembali repositori kita dengan cara :
# yum check-update
pastikan di outputnya ada tulisan rpmforge, contoh outputnya adalah :

+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Loading “priorities” plugin
Loading “fastestmirror” plugin
Loading mirror speeds from cached hostfile
* epel: ftp.jaist.ac.jp
* rpmforge: fr2.rpmfind.net
* base: kambing.ui.edu
* updates: kambing.ui.edu
* addons: kambing.ui.edu
* extras: kambing.ui.edu
0 packages excluded due to repository priority protections
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

7. Setelah kita mendapatkan paket rpmforge pada komputer kita maka
kita tinggal menginstall paket paket multimedia dengan cara :
# yum install vlc mplayer xmms-mp3 xmms-skin xmms-wma

8. Kalo cara no 7 kagak berhasil itu sih derita lo hehehehe ( becanda
ding ! ), klo emang g berhasil install paket tsb satu satu, contohnya
untuk vlc :
# yum install vlc
nah gitu juga dengan paket2 yang laen gunain aja perintah yang sama
cuma ganti vlc dengan nama paket yang pengen diinstall.

Cara diatas dah gw coba n berhasil, bagi temen2 yang nyoba trus gagal buru2 dah kasih tau gw atw kirim reply atau comment ke gw n kasih tau juga lo gagal dimana.

NB : cara diatas hanya bisa dilakukan jika kita terhubung ke internet klo ga terhubung ke internet jangan coba2 untuk nyoba cara diatas insya Allah lo bakalan gagal.

Kebenaran hanya Milik ALLAH SWT.

Wassalamu’alaikum.

Posted in Linux Administration | 2 Comments »

Catetan belajar dasar java

March 31st, 2009 by vega

Jeni Modul satu Bab 3:

Dasar pemrograman:

public class nama kelas {    } = merupakan nama kelas

public static void main(String[]args){    }= merupakan nama main method, setiap class dlm java harus ada main method kecuali jme

tipe komentar dalam java:
1. komentar gaya c++:
//komentar

2. komentar gaya c:
/*
komentar */

3. komentar javadoc:
/**
komentar */
kelebihan javadoc:Komentar javadoc khusus digunakan untuk men-generate dokumentasi HTML untuk
program Java Anda.

operator increment:
++j= menambah satu kemudian dicek kembali.
j++= dicek dulu baru ditambah satu.

operator decrement:
–j= dikurani satu kemudian dicek kembali.
j–= dicek dulu baru dikurangi satu.

Operator relasi:

Operator  Penggunaan                Keterangan
>          op1 > op2           op1 lebih besar dari op2
>=       op1 >= op2        op1 lebih besar dari atau sama dengan op2
<          op1 < op2           op1 kurang dari op2
<=       op1 <= op2        op1 kurang dari atau sama dengan op2
==       op1 == op2        op1 sama dengan op2
!=         op1 != op2          op1 tidak sama dengan op2

Operator Logika:
1. AND
perbedaan menggunakan & dan &&:
+exp1 && exp2
-operator && akan mengecek exp1 saja tanpa mengecek kebenaran dari exp2   jika exp1 bernilai salah maka lgs menghasilkan nilai false.
+exp1 & exp2
-operator & akan mengecek kedua nilai dari exp1 dan exp2 baru kemudian menampilkan hasilnya.

2. OR
perbedaan menggunakan | dan ||:
+exp1 || exp2
-operator  || akan mengecek exp1 saja tanpa mengecek kebenaran dari exp2 jika exp1 bernilai benar maka lgs mengembalikan nilai benar.
+exp1 | exp2
-operator | akan mengecek kedua nilai dari exp1 dan exp2 baru kemudian mengembalikan hasilnya.

Operator Kondisi(?:)
Operator kondisi ?: adalah operator ternary. Berarti bahwa operator ini membawa tiga argumen yang membentuk suatu ekspresi bersyarat.

Struktur pernyataan yang menggunakan operator kondisi adalah,

exp1?exp2:exp3

Dimana nilai exp1 adalah suatu pernyataan boolean yang memiliki hasil yang salah satunya harus berupa nilai true atau false.

Jika exp1 bernilai true, exp2 merupakan hasil operasi. Jika bernilai false, kemudian exp3 merupakan hasil operasinya.

Posted in Programming | 1 Comment »

« Previous Entries